RSUD Wonogiri untuk pertama kali ditetapkan izin operasionalnya oleh Menteri Kesehatan pada tanggal 13 Januari 1956 sebagai rumah sakit tipe D, pada tanggal ini sekaligus ditetapkan sebagai hari lahir RSUD Wonogiri. Seiring dan sejalan dengan perkembangan tuntutan publik terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, maka pembenahan pelayanan dilakukan dengan kerja keras oleh keluarga besar RSUD Wonogiri yang membawa peningkatan terhadap tipe rumah sakit menjadi tipe C pada tanggal 11 Juni 1983, kemudian menjadi Tipe B pada tanggal 5 Juni 1996, dan berdasarkan keputusan Menkes No. 544/Menkes/SK/IV/1996 menjadi tipe B Non Pendidikan, yang menjadi dasar peningkatan kelas rumah sakit.  Perubahan nama menjadi RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso berdasarkan Perda nomor 11 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Kabupaten Wonogiri, pemberian nama ini untuk menghormati Pimpinan yang pertama bertugas sebagai Kepala RSUD Wonogiri periode 1956-1965

(Gedung IGD baru)

Peringatan hari jadi ke 63 RSUD dr. Soediran mangun sumarso wonogiri digelar secara sederhana dengan agenda apel luar biasa, sarasehan dan peresmian gedung baru. adapun apel pagi kali ini dipimpin oleh  Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri Bapak Drs. Suharno, M.Pd yang pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang selama ini diberikan kepada masyarakat di kabupaten wonogiri, agar selalu ditingkatkan.

Gedung Instalasi Gizi

peresmian gedung baru yang mulai dimanfaatkan tahun ini adalah gedung IGD baru dan Gedung Instalasi Gizi, sedangkan Gedung Perawatan Anggrek sudah beroperasi sejak tahun 2018 lalu.

Gedung Anggrek kelas 3

Gedung IGD baru sendiri dibangun menyesuaikan masterplan rumah sakit yang harus memiliki akses jalan masuk tersendiri terpisah dengan akses pengunjung lain, sedangkan fasilitas juga terdapat peningkatan dimana sekarang mampu menampung pasien sekitar 21 bed yang dahulunya 12 bed, dan untuk kelengkapan pelayanan PONEK juga lebih lengkap, terdapat pula ruang radiologi IGD sehingga dalam keadaan darurat pasien tidak perlu jauh mobilisasi ke instalasi radiologi bisa dilaksanakan di gedung IGD baru ini, terang dr. Setyarini, M.Kes Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso.

selama masa berdirinya RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso telah menorehkan beberapa prestasi, terakhir prestasi yang dicapai pada tahun 2018 adalah penghargaan dari Kementerian PAN & RB sebagai unit penyelenggara pelayanan publik dengan kategori sangat baik dan penghargaan dari Komisi Informasi Jateng dalam hal keterbukaan informasi publik sebagai Badan Publik dengan kategori Informatif, hal ini merupakan modal penyemangat bagi segenap civitas hospitalia rumah sakit untuk selalu berbenah dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi.

(humas)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *