Bertempat di Gedung Fakultas Hukum Unissula Semarang, Selasa (19/10/2019) RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri mengikuti Uji Publik Pemeringkatan Badan Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Jawa Tengah.

Kegiatan Uji Publik ini merupakan evaluasi akhir dari beberapa tahap penilaian dalam rangka pemeringkatan badan publik untuk keterbukaan informasi publik, pemeringkatan dilaksanakan oleh Komisi Informasi Jawa Tengah yang diikuti oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, SKPD Provinsi dan RSUD. tahap awal diikuti oleh semua badan publik dan makin mengerucut dari tahapan tersebut karena beberapa Badan Publik tidak memenuhi ambang batas nilai yang ditentukan, hingga akhir tahapan adalah dilakukan uji publik.

Acara diawali dengan pembukaan dan penandatanganan MoU antara Komisi Informasi Jateng dengan Fakultas Hukum Unissula dalam rangka kegiatan Uji Publik. dalam sambutannya Ketua Komisi Informasi Jateng Bapak Sosiawan menjelaskan tahapan dan mekanisme serta pentingnya keterbukaan bagi kelangsungan pelayanan di Indonesia, sebagai amanah UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

kegiatan dimaksudkan sebagai

  1. evaluasi dari seluruh pelaksanaan implementasi UU Informasi publik, tata kelola pelayanan informasi publik pada Badan Publik di jawa tengah khususnya
  2. mendorong setiap badan publik dalam melakukan tata kelola keterbukaan informasi publik, sebagai evaluasi kepatuhan dari UU keterbukaan informasi publik
  3. pemetaan jalan menuju keterbukaan khususnya di Provinsi Jawa Tengah

Uji publik dilaksanakan selama 2 (dua) hari tanggal 19-20 Nopember 2019, yang diikuti sebanyak 71 Badan Publik, terdiri dari 24 SKPD Provinsi, 20 Kabupaten/Kota, 13 RSUD dan 4 SKPD Kabupaten/Kota, disamping itu beberapa waktu yang lalu juga dilakukan uji publik terhadap Pemerintahan Desa, terang Sosiawan.

Pelaksanaan Uji Publik RSUD dr. Soediran Mangun SUmarso sendiri dilaksanakan pada tanggal 19 Nopember 2019, pada presentasi tersebut tim penguji terdiri dari komisioner Komisi Informasi, Akademisi dari UNDIP dan LSM serta diikuti oleh publik secara umum. pada kesempatan pemaparan disamping tugas rutin keterbukaan informasi meliputi informasi wajib berkala, informasi tersedia setiap saat, informasi serta merta dilaksanakan pula pemaparan keterbukaan dalam hal Pengadaan Barang/Jasa.

dr. Setyarini, M.Kes selaku Plt Direktur RSUD Wonogiri menyampaikan paparan selama 15 menit, dengan titik berat pada inovasi layanan keterbukaan pengadaan barang/jasa di RSUD Wonogiri, yang disebut “RINGAS”, arti secara kata yaitu sehat, lincah dan kuat melaksanakan segala aktivitas. aplikasi ini singkatan dari Rencana & Informasi Pengadaan Barang/Jasa RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, Aplikasi ini berisi informasi pengadaan barang/jasa yang akan dilaksanakan, proses (pengumuman proses) pengadaan dan informasi pengadaan yang telah terlaksana di RSUD Wonogiri, Aplikasi ditautkan pada website resmi RSUD di rsud.wonogirikab.go.id

uji publik pendalaman dilaksanakan oleh tim penilai pada masing-masing RSUD yang melaksanakan presentasi di awal.

 

ke depan diharapkan dengan keterbukaan ini masyarakat lebih paham akan tata kelola pelayanan rumah sakit, lebih mudah mengakses informasi dan berinteraksi dengan rumah sakit dalam rangka mendapatkan pelayanan yang pasti, jelas dan tidak menyesatkan, karena publik berhak tahu, dimana informasi publik merupakan hak setiap warga masyarakat.

(humas rssms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *