Geriatri merupakan salah satu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari keadaan-keadaan fisiologis dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan orang-orang lanjut usia (jompo/berumur 65 tahun keatas) dengan fokus pada penuaan dini dan tatalaksana penyakit terkait usia lanjut. Proses menua mengakibatkan penurunan fungsi sistem organ seperti sistem sensoriksaraf pusatpencernaankardiovaskular, dan sistem respirasi .

Pasien geriatri dengan Diabetes Mellitus, merupakan kelompok rentan yang kesehatanya bergantung pada kedisplinan dan kemampuan memakai obat. Pasien tersebut memiliki resiko besar terjadi komplikasi seperti meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke, neuropati (kerusakan syaraf), Retinopati diabetikum (penyebab utama kebutaan), penyebab utama gagal ginjal. Risiko kematian penderita diabetes melitus lebih besar dua kali lipat dibandingkat bukan penderita Diabetes Melitus.

Data dari riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan antara 1,6 % sampai dengan 53,1% penduduk Indonesia berisiko Diabetes Melitus dan dari total penderita 9% diantaranya tidak rutin minum OAD/suntik insulin dikarenakan merasa sehat, tidak rutin meminum obatnya, minum obat tradisonal, sering lupa minum obat dan lainnya.

Pasien Diabetes militus merupakan pasien yang sering mengalami kesulitan dalam penggunaan obat kronis dan obat yang penggunaannya dengan tehnik khusus seperti Insulin. Obat yang beraneka ragam jenisnya atau yang lebih dikenal dengan Polifarmasi membuat golongan pasien ini menjadi kesulitan dalam penggunaannya, sehingga menurunkan kepatuhan dalam penggunaan obat yang berakibat terapi tidak optimal.

dr. Setyarin, M.kes selaku Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri didampingi oleh Ibu Dra. Elva Annisa, Apt, M.Kes, Kepala Instalasi Farmasi, menyampaikan bahwa Inovasi SERGAP CERMAT (Sesarengan Apoteker Cerdas Menggunakan Obat) memberikan solusi untuk membantu pasien rentan dengan kondisi tertentu tersebut dalam terapi pemakaian obat, dengan melaksanakan kunjungan rumah. hal ini dilakukan karena rata-rata mereka dalam keadaan setengah putus asa dimana sudah berumur lebih dari 65 tahun serta memiliki penyakit kronis, yang hidupnya bergantung pada kedisiplinan dan kemampuan dalam pemakaian obat terapinya. dalam suasana keputusasaan ini RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri hadir melakukan pendampingan dalam konseling obat. Dengan adanya inovasi ini pasien tersebut lebih bersemangat dan merasa lebih optimis dalam hidup, dan mengatasi sakit yang diderita.

Pasien Geriatri dengan Diabetes Melitus saat pemeriksaan di Instalasi Rawat Jalan secara otomatis masuk dalam pemantauan Tim Sregap Cermat ini untuk diberikan Konsulen dan Home Pharmacy Care, untuk itu bagi pasien yang kebetulan sesuai dapat berkonsultasi dengan petugas di Apotek Rawat Jalan atau PIO untuk mendapatkan informasi yang lengkap, imbuh Dra. Elva Annisa, Apt, M.Kes.

diharapkan dengan adanya Inovasi ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya Geriatri.

(humas rssms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *