Rencana Strategis merupakan suatu proses awal dari serangkaian proses dalam rangka untuk mencapai tujuan. Rencana strategis meliputi penetapan visi, misi, tujuan, sasaran serta cara mencapai tujuan dan sasaran dengan mengantisipasi perkembangan masa depan.

Visi

Menjadi rumah sakit unggul dalam pelayanan, pendidikan dan penelitian, berdaya saing dan berkelanjutan di bidang kesehatan

Misi

Sedangkan misi yang menunjang Visi tersebut adalah :

1. Mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat luas berbasis keselamatan pasien, ilmu pengetahuan dan teknologi terkini;
2. Meningkatkan kompetensi SDM, sarana prasarana dan alat kesehatan yang sesuai standar
3. Menjadi wahana pendidikan dan pusat penelitian yang berkualitas
4. Membangun tata kelola, sumber daya dan budaya organisasi yang kuat dan mandiri

Motto

Motto pelayanan kami yaitu :  ” Kami Melayani Dengan Sepenuh Hati “

 

Nilai

Nilai-nilai yang ditanamkan pada karyawan dalam memberikan pelayanan kepada  masyarakat adalah MITRA HATI, yang merupakan akronim dari :

  • Mengelola rumah sakit dengan niat iklas dan bertanggungjawab.
  • Ingat, pasien datang untuk sembuh.
  • Tanamkan kepercayaan pasien kepada setiap pelayanan.
  • Rasakan setiap langkah pelayanan mampu mengatasi beban penderitaan.
  • Agar kesembuhan cepat didapat, Hanya satu tekad kita bersama.
  • Antusias menjadi kunci keberhasilan.
  • Teguhkan pendirian, kedepankan pengabdian.
  • Ibadah sebagai dasar pelayanan.

 

Nilai dasar MITRA HATI mengandung pengertian : semua niat (hati) kita abdikan kepada rumah sakit sebagai mitra pengabdian kita sampai akhir hayat untuk melayani semua lapisan masyarakat. Oleh karena itu tidak ada jarak antara pasien yang dilayani dengan semua karyawan rumah sakit termasuk dokter, perawat dan jajaran manajemen, semuanya bagaikan mitra yang terpaut dalam satu hati untuk sembuh. Dua kata yang tepat untuk meletakkan nilai dasar pelayanan adalah MITRA HATI. Kita sering bersentuhan dengan kutup negatif dan kutup positif, namun kita akan menjadikan dua kutup itu bersinergi melahirkan yang terbaik bagi masyarakat. Kepuasan akan didapat tanpa mengorbankan harga diri masing-masing. Setiap menjalankan tugas kita harus bermitra dengan hati atau dengan filosofi Jawa : “tepakno awakmu dhewe”.