RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso sebagai institusi pelayanan kesehatan rujukan di Kabupaten Wonogiri sekaligus sebagai rumah sakit rujukan emerging lini 2 di Jawa Tengah, ikut ambil bagian dalam penanganan kasus Covid-19 sejak tanggal 15 Maret 2020. Total pasien yang sudah dirawat di RSUD dr. SMS sampai dengan 9 November 2021 sejumlah 2.141 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah tersebut 26% pasien meninggal dan sisanya sembuh. Saat ini data tanggal 09 November 2021, pasien Covid-19 yang masih dirawat di RSUD sebanyak 3 orang.
Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Wonogiri per 9 November 2021 mencapai 75,3% untuk suntikan pertama dan 47,7% untuk suntikan kedua. Saat ini peta zonasi Kabupaten Wonogiri berada di Zona Kuning (Resiko Rendah), Level 2 PPKM.
Mendasari SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 21 Tahun 2021 tentang Penguatan Protokol Kesehatan dalam Tata Kelola Instansi dalam Masa Pandemi Covid19 dan SE Dirjen Yankes Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.02/I/3933/2021 tentang Penggunaan QR Code Peduli Lindungi Pada Fasilitas Kesehatan, ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Bupati Wonogiri Nomor 555/5626 tentang Penerapan Scan Digital Code ( QR Code ) Peduli Lindungi pada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Wonogiri, penggunaan aplikasi Peduli Lindungi telah diwajibkan untuk memasuki semua institusi pemerintah termasuk di RSUD.

Ujicoba penggunaan aplikasi PeduliLindungi di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kab. Wonogiri telah dilakukan mulai tanggal 01 November 2021, selama 11 Hari sebagai tahap Sosialisasi dan Edukasi, dan selanjutnya mulai 12 November 2021 bertepatan Hari Kesehatan Nasional ke 57 Tahun 2021 aplikasi PeduliLindungi secara resmi diwajibkan bagi seluruh karyawan, pasien dan keluarga serta pengunjung.
Dalam rangka antisipasi dalam menghadapi gelombang ketiga Covid-19 dan memberikan jaminan pelayanan kepada Petugas serta bagi Pasien telah dilakukan uji swab PCR bagi karyawan rumah sakit selama 4 hari berturut-turut pada Jumat ( 05 sd 09 Nov 2021. Dari karyawan sebanyak 721 orang, yang diambil sampel swab PCR sebanyak 649 orang (90% dari total karyawan). Hasil pemeriksaan RT-PCR terhadap seluruh sampel diperoleh 4 sampel positif dengan CT value tinggi yang artinya tingkat penularan rendah, dari pelacakan data diperoleh informasi bahwa 3 diantaranya belum menerima booster vaksin yang ketiga. Empat karyawan tersebut selanjutnya menjalani isolasi mandiri sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan uji swab PCR bagi karyawan rumah sakit dilakukan utamanya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien dan keluarga yang merupakan customer rumah sakit. Selanjutnya kegiatan ini akan dilakukan secara berkala.
RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso siap melayani dengan sepenuh hati. Tetap Prokes dan salam sehat.
